Rindu Negeri
Di luar tirai hujan berderak-derak
Musim kemarau hampir terkoyak
Selimut tak dapat menahan dingin pukul lima
Dalam mimpi tak menyadari diri adalah tamu
Bersukacita barang sejenak
Sendirian jangan bersandar di pagar
Tanah air tanpa batas memapar
Begitu mudah berpisah betapa susah berjumpa
Angin panas menghalau embun musim kemarau beranjak
Langit atas bumi berjarak
Jakarta, April 2010








