Kiat Cerdas Mendidik Anak
Judul Buku : Smart Parenting, 2000 Kiat Cerdas Mendidik Anak
Penulis : Dr. Tasbih Nada
Penerjemah : Nurkaib
Editor : Indi Ainullah
Tebal : 395 halaman
Penerbit : Azkia Publisher
Cetakan I : Tahun 2008
ISBN : 978-979-18673-0-6
“Cara terbaik mendidik anak bukanlah dengan mengabulkan semua keinginannya, melainkan menerapkan cara yang tepat untuk mengenalkan mereka dengan sifat-sifat terbaiknya kepada dunia, serta mengajari mereka keberanian dalam menghadapi kesulitan.”
Gagasan tersebut merupakan inti pendidikan yang mencerdaskan untuk anak (smart parenting). Penggagasnya seorang doktor berkebangsaan Mesir bernama Tasbih Nada, beliau telah merumuskan suatu pola pendidikan yang bertujuan menciptakan perubahan perilaku pada anak-anak. Konon pola pendidikan ini merupakan hasil studi dan berbagai riset dibidang ilmu psikologi dan manajemen.
Gagasan ini sebenarnya bukanlah hal baru dalam dunia pendidikan dan psikologi, hanya saja seiring dengan perkembangan dunia yang serba cepat pola pendidikan dengan pendampingan tidak populer. Orang tua masa kini cenderung ingin mendidik anak dengan cara cepat, mereka lupa bahwa pendidikan adalah proses.
Dr.Tasbih Nada dengan cerdik menuangkan gagasan lama tersebut dan mengemasnya dalam bentuk kiat-kiat yang terlihat “instant” dalam bukunya ini. Jika dicermati sesungguhnya kiat-kiat yang dituliskan merupakan tahapan proses pendidikan anak sejak dalam kandungan hingga usia remaja.
Setiap kiat tersusun dalam satu atau dua kalimat pendek berbahasa sederhana dan mudah dimengerti. Pada bagian pendidikan tahap pranatal dan pascanatal disajikan dalam bentuk kesaksian atau pengalaman seseorang mendidik bayinya.
Terjemahan dalam buku ini terdapat banyak pemilihan kata yang kurang tepat sehingga mengurangi maknanya bahkan cenderung mengaburkan arti sebenarnya, semisal pada kiat 126 diterjemahkan “Anda hendaknya mengajarkan kepada anak anda cara menikmati berbagai kenikmatan kehidupan.” Kalimat aslinya adalah ”You should teach your child how to enjoy the many pleasures of life.” atau pada kiat 222 “Repeat continuously for your child’s words of praise spoken by others of your child.” menjadi ”Ulangi secara terus menerus untuk anak anda kata-kata pujian yang diucapkan orang lain terhadap anak anda.”
Namun demikian masih banyak kiat-kiat mendidik yang berguna selama proses pendampingan terhadap tumbuh kembang anak-anak, seperti pada kiat 2, Ann Pan mengatakan, “Setiap kali bayi anda terlelap lakukanlah hal yang sama. Lupakanlah bersih-bersih, cuci pakaian, masak, dan segala hal. Kehilangan kesempatan itu adalah suatu bencana. Karena itu, jangan jerumuskan diri anda ke dalamnya! Tidurlah pada saat bayi anda sedang tidur. Itulah nasehat terbaik yang pernah kudapatkan.”
Dibandingkan dengan buku berjudul “Who am I as A Parent” karya Tisna Chandra, buku ini lebih menonjolkan kiat-kiat praktis yang langsung dapat dipraktekkan oleh orang tua. Meskipun dalam bukunya, Tisna selalu mengawali pembahasan tentang cara mendidik anak dengan kasus-kasus nyata yang dihadapinya di ruang konseling, namun unsur praktisnya tidak terlihat jelas. Pembaca buku Tisna diminta untuk menganalisa dan membandingkan apakah kasus tersebut sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.
Banyak buku diterbitkan dengan mengusung tema pendidikan yang lebih lengkap menyajikan daftar referensi dan indeks, namun buku ini dapat dijadikan salah satu pilihan untuk menambah koleksi pribadi bagi orang tua yang mementingkan nilai praktis mendidik anak. Buku ini sangat berguna bagi calon orang tua yang sedang menyiapkan kelahiran anak pertama mereka, karena penggunaan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipraktekkan.
Dr Tasbih Nada kelihatannya tidak merasa perlu untuk menempatkan daftar isi pada lembaran awal buku ini, sehingga buku hanya terdiri dari tiga bagian yaitu, pendahuluan, kiat memasuki dunia menjadi orang tua, dan kumpulan kiat ilmiah serta pengalaman mendidik dari nenek. Demikian pula halaman referensi dan indeks juga tidak terdapat pada buku ini, mungkin untuk menambah kesan praktis bagi pembacanya.
Secara fisik buku Smart Parenting dibundel dalam bentuk “square” dan menggunakan bahan kertas koran sehingga memberikan kesan ringkas dan mudah dibawa. Kover buku berwarna dasar putih menambah kesan keringkasannya, namun pencinta buku tidak perlu khawatir bukunya mudah kotor karena desain kover menggunakan bahan kertas “glossy” yang cukup tebal.







Terima kasih atas masukannya.
btw, saya menerjemahkannya dari edisi tangan pertama, edisi Arab, bukan edisi Inggris yang mungkin saja mengalami pergeseran dari edisi yang pertama.
anyway, masukan Anda dg senang hati bisa diterima.
Terima kasih mas Nurkaib…