<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Demo&#8230;Demo&#8230;Demo&#8230;</title>
	<atom:link href="http://www.withhenny.com/2009/12/demo-demo-demo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.withhenny.com/2009/12/demo-demo-demo/</link>
	<description>menyikapi dan menjalani kehidupan dengan bijak</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Aug 2010 23:30:56 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: Henny Listyowati</title>
		<link>http://www.withhenny.com/2009/12/demo-demo-demo/comment-page-1/#comment-150</link>
		<dc:creator>Henny Listyowati</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 04:40:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.withhenny.com/?p=517#comment-150</guid>
		<description>@Fitri: tidak hanya para mahasiswa yang berhak melakukan fungsi kontrol, kita (seluruh) masyarakat Indonesia berhak melakukan fungsi kontrol tersebut. Hmmm...untuk mahasiswa bentuk nyata &quot;melatih&quot; tidak korupsi adalah mulai mengerjakan paper ilmiah berdasarkan karya sendiri (tidak pelagiat), atau tidak menitipkan absensi pada peer grupnya, dan masih banyak lagi hal-hal kecil yang dapat dilakukan.  :)

Banyak pendapat mengatakan bahwa, korupsi di negeri kita sudah sampai tahap yang sistemik, pertanyaannya mengapa sampai pada tahap seperti itu? Jawabnya (menurut saya), karena setiap individu ikut ambil bagian dalam sistem itu dan sekarang sudah sampai tahap bahwa hal-hal yang kecil yang merupakan bentuk korupsi (seperti yang saya sebutkan diatas) adalah hal yang biasa. Contoh: ketika kita mengurus perpanjangan KTP, seharusnya tidak dikenakan biaya apapun, namun ketika petugas kelurahan meminta &quot;bayaran&quot; kita tetap memberikannya kan??

Salam damai

Henny</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Fitri: tidak hanya para mahasiswa yang berhak melakukan fungsi kontrol, kita (seluruh) masyarakat Indonesia berhak melakukan fungsi kontrol tersebut. Hmmm&#8230;untuk mahasiswa bentuk nyata &#8220;melatih&#8221; tidak korupsi adalah mulai mengerjakan paper ilmiah berdasarkan karya sendiri (tidak pelagiat), atau tidak menitipkan absensi pada peer grupnya, dan masih banyak lagi hal-hal kecil yang dapat dilakukan.  <img src='http://www.withhenny.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Banyak pendapat mengatakan bahwa, korupsi di negeri kita sudah sampai tahap yang sistemik, pertanyaannya mengapa sampai pada tahap seperti itu? Jawabnya (menurut saya), karena setiap individu ikut ambil bagian dalam sistem itu dan sekarang sudah sampai tahap bahwa hal-hal yang kecil yang merupakan bentuk korupsi (seperti yang saya sebutkan diatas) adalah hal yang biasa. Contoh: ketika kita mengurus perpanjangan KTP, seharusnya tidak dikenakan biaya apapun, namun ketika petugas kelurahan meminta &#8220;bayaran&#8221; kita tetap memberikannya kan??</p>
<p>Salam damai</p>
<p>Henny</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fitri</title>
		<link>http://www.withhenny.com/2009/12/demo-demo-demo/comment-page-1/#comment-149</link>
		<dc:creator>Fitri</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 01:48:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.withhenny.com/?p=517#comment-149</guid>
		<description>itu wat anda kale yg kerja di kantoran, klo bwt mahasiswa ya mesti demo dunk,, mahasiswa ttp harus punya fungsi kontrol .... :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>itu wat anda kale yg kerja di kantoran, klo bwt mahasiswa ya mesti demo dunk,, mahasiswa ttp harus punya fungsi kontrol &#8230;. <img src='http://www.withhenny.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
